Vaksin Polio Pertama Kali Ditemukan Oleh

 LIFE STYLE

Vaksin Polio Pertama Kali Ditemukan Oleh

Vaksin Polio Pertama Kali Ditemukan Oleh

Jonas Salk Edward

Penyakit polio adalah penyakit kelumpuhan yang disebabkan oleh adanya virus, yang membawa dan menyebarkan virus ini dinamakan dengan Poliovirus (PV), Vaksin Polio Pertama Kali Ditemukan Oleh seorang dokter dari amerika serikat. Penyakit polio pada umumnya masuk kedalam tubuh manusia melalui rongga mulut, yang kemudian akan menginfeksi saluran usus. Virus polio ini juga dapat masuk kedalam aliran darah manusia sampai mengalir ke sistem pusat saraf yang pada akhirnya akan menyebabkan melemahnya otot bahkan bisa sampai terjadi kelumpuhan atau paralisis.

Pada awal 2014 badan kesehatan dunia WHO sudah memberikan pernyataan bahwa indonesia merupakan salah satu negara yang terbebas dari penyakit polio. Berkat gencarnya pemerintah menerapkan vaksinasi polio keseluruh penjuru wilayah indonesia, dikarenakan penyakit polio ini adalah salah satu penyakit yang mudah menular dan dengan cepat akan menyerang sistem saraf manusia yang pada akhirnya menyebab kelumpuhan dan menjadi penyebab kematian.

Penemu Vaksin POLIO

Jonas Salk Edward penemu pertama kali vaksin polio, adalah seorang peneliti medis kebangsaan amerika yang berhasil mengembangkan dan meneliti vaksin polio. Jonas Salk Edward adalah seorang dokter lulusan Newyork University School of Medicine amerika serikat. Penyakit polio merupakan salah satu penyakit yang paling menakutkan di dunia. hampir 50.000 kasus yang ditemukan dan 3145 orang telah meninggal dunia dan sisanya mengalami kelumpuhan, yang sebagian besar penderitanya adalah anak-anak.

Pada waktu itu penyakit polio adalah salah satu yang paling menakutkan setelah bom atom, dengan ini banyak ilmuwan yang berusaha untuk dapat vaksin yang dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit polio, banyak masyarakat di perkotaan yang merasa takut apabila musim panas datang, mereka takut akan bahaya virus dari penyakit polio yang bisa menyebabkan terjadi kelumpuhan.

Dokter Jonas Salk Edward pada tahun 1947 memulai sebuah penelitian yang bertujuan untuk menentukan jumlah dari berbagai jenis virus dari penyakit polio. Proyek ini di danai oleh Yayasan nasional untuk Infantile Paralysis, beliau melakukan penelitiannya di university of pittsburgh School of Medicine. Dari sini Dokter Salk berhasil mengembangkan proyeknya menjadi pengembangan vaksin polio, beliau mengabdikan seluruh tenaga dan pikirannya selama tujuh tahun dalam proyek ini. Sampailah pada tanggal 12 April 1955 vaksin polio berhasil di publikasikan ke hadapan publik keseluruh dunia, mulailah sebagian besar negara di eropa memulai imunisasi vaksin polio untuk rakyatnya menggunakan vaksin yang telah ditemukan oleh Jonas Salk Edward.

Vaksinasi polio menjadi sebuah vaksinasi wajib pada semua orang, dokter salk menjadikan kesehatan masyarakat menjadi sebuah komitmen moral, beliau juga tetap fokus untuk mengembangkan vaksin polio yang aman dan efektif tanpa menjadikannya sebuah keuntugan pribadi. Ketika ditanya bagaimana dengan masalah hak paten, Dokter Jonas Salk Edward mengatakan “Tidak ada hak paten, Bisakah anda dapat hak paten matahari”. Sampai dengan saat ini kita masih melihat adanya vaksinasi polio di indonesia, semoga semua bisa terbebas dari penyakit polio.

 

[CL/BA]

Related Posts

Leave a Reply

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.